widgets

Jumat, 07 Desember 2012

The Regret



Tersesal dalam Rindu

Seperti irama yang mengalun indah
Dirimu menghanyutkan jiwaku
Bak bintang yang tersenyum ceria
Senyummu menerangi hidupku

Wahai ciptaan – Nya yang terindah
Embun pagiku yang menyejukkan jiwa
Tahukah dirimu betapa besar tekadku
Tuk jadi pelangi dalam hidupmu

Aku akui semua harapan musnah
Ketika keegoisan ini membuat ku jauh darimu
Kesedihanku menyayat jiwa
Kepedihan menggoreskan luka
Memilikimu hanyalah angan belaka

Kau malaikatku
Namun akhirnya ku sadari
Kau bukanlah untukku
Pudarlah semua rasa
Yang tercipta untukmu
Meski ku tahu dalam lelapku
Hati kecilku selalu terjaga
Tak henti mengalunkan namamu
  
Karya Adhen Syahputra

The First



Yang Pertama

Engkaulah yang pertama
Yang membuat hati kecilku terseyum
Dengan seyum indahmu
Engkaulah yang pertama
Yang mengertikanku apa itu Cinta
Layaknya mentari yang menyinari siang
Bagaikan rembulan yang menerangi malam
Dan saat itu hanya dirimulah yang mampu
Menyinari gelapnya hatiku ini
Karena dirimu aku bisa tahu
Betapa bersyukurnya diriku
Tuk dapat mengenali
Ciptaan Tuhan yang terindah
Dan aku bisa merasakan
Betapa damainya hatiku ini
Ketika berada dekat dirimu
Dulu engkau sempat menjadi pelangiku
Sempat menjadi bidadari dihatiku
Sempat menjadi pendamai hatiku
Namun semuanya telah menghilang
Bagaikan matahari terbenam
Yang akan memanggil sang malam

Tersesal dalam pikirku
Karena keegoisanku tuk memilikimu
Dirimu mulai menjauhi diriku
Tiada lagi sang pendamai hati
Tetesan air mata hatiku selalu kurasakan
Semua rasa kepedihan, penyesalan, keputusasaan
Tuk pertama kalinya aku rasakan  
Wahai engkau yang pertama
Tahukah engkau perasaanku
Hanyalah Tuhan yang tahu
Betapa besarnya cintaku ini padamu
Betapa besarnya tekadku ini
Untuk menjadi khalifah dihidupmu
Namun seiring berjalannya waktu
Engkau telah berhasil memudarkan
Segala rasaku ini padamu
Meskiku harus mengabaikan hati kecilku
Yang selalu memanggil nama indahmu itu
Kuselalu berharap ada 
kesempatan kedua untukku
Tapi sudah tiada apapun lagi
Memilikimu hanyalah sebuah mimpi indahku
Wahai engkau yang pertama
Meski waktu semakin menjauhkanmu padaku
Aku akan selalu setia mencintaimu
Sampai kutemukan siapa yang menjadi
Terakhir dan Selamanya untukku

 Karya                  : Adhen Syahputra

widgets